jangan kalah

Jumat, 04 Juni 2010 21.44 Diposting oleh abdurahman S
Jangan Pernah Kalah
Saudaraku, suatu ketika, mungkin kita pernah berfikir, betapa berat dan kerasnya hidup ini. Saat hati kita tak bisa lagi menahan beban masalah. Saat kita merasa lunglai, lemah dan berat melangkahkan kaki, merasa tak kuat dan bingung menghadapi berbagai persoalan hidup yang sulit dan berat. Ketika kita tak lagi merasa mampu berdiri menopang beban berat yang harus dipikul.
Tidak. Sekali lagi tidak. Itu bukan tanda-tanda kelemahan yang patut disesali. Sebab Allah menciptakan manusia dalam keadaan serba lemah. Tapi, Allah berjanji tidak akan menimpakan beban masalah di luar batas kemampuan hambanya. Sebagaimana tergoreskan dalam firman Allah yang artinya:
“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya………(Q.S Al-Baqārah:286)
Buya Hamka mengatakan bahwa tingakt cobaan iman seseorang itu tak ubahnya dengan anak tangga yang bertingkat-tingkat. Tiap satu anak tangga dinaiki, datang dari bawah suatu pukulan hebat mengenai tubuh orang mendaki. Kalau tangannya kuat bergantung, kalau kakinya kuat berpijak dan kalau fikirannya tetap waspada, pukulan itu malah akan medorong menaikkan ke anak tangga yang lebih tinggi. Tapi, kalau tanganya lemah, kakinya tidak kuat, akalnya hilang, fikirannya kusut, maka pukulan itu akan menjatuhkan dan merobohkannya. Yang paling disayangkan, kalau robohnya tidak hanya satu dua buah tangga, tapi jatuh ke anak demi anak tangga ke bawahnya. Bahkan karena lemahnya, seeorang bisa sulit kembali bangkit.
Saudaraku. Jangan pernah kalah oleh beratnya cobaan hidup. Tidak semua permintaan kita harus dikabulkan. Karena Allah lah yang lebih mengenal batin kita daripada kita sendiri. Karena belum tentu jika doa kita terkabul maka kita akan bahagia. Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.
Saudaraku, lalu kapan, bagaimana pertolongan dan bantuan Allah itu? Ibnu Athaillah member pengarahan yang sangat bagus dalam hal ini:
“Tampilkan dengan sesungguhnya sifat-sifat kekuranganmu niscaya Allah akan menolongmu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kehinaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan ketidakberdayanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kelemahanmu niscaya Ia menolongmu dengan kekuatan-Nya.”
Pertolongan, bantuan, dukungan, kemenangan dari Allah pasti. “Adalah hak bagi Kami menolong orang-orang beriman.”(Q.S Ar-Rūm: 47). Sedetik pun Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang beriman. Dan jika Ia berkehendak, tak ada yang dapat menghalangi turunnya pertolongan dan bantuan-Nya. Masalahnya hanya ada pada proses turunnya pertolongan dan bantuan itu. Karenanya, sekali lagi, jangan pernah kalah oleh cobaan.

0 Response to "jangan kalah"

Posting Komentar